04 August 2010

ITSAR

Istilah ini aku baru belajar masa baca Novel "Ketika Cinta Bertasbih"... Sebelum ini kita langsung xtau ade istilah ini dan sangat praktikal dalam kehidupan... Kat bawah ni aku copy & paste sebijik dari dalam novel.... Lepas bace, barulah anda paham ape itu Itsar... Insyaallah...


******

Cut Mala membawa buku pengajiannya. Segala yang musykil baginya ia tanyakan dengan tanpa rasa malu pada Anna. Anna menjawab sejelas-jelasnya dengan penuh kesabaran.

"Kak Anna, maksud kaedah ini apa?" tanya Cut Mala.

"Cuba baca apa kaedahnya!" pinta Anna.

"Kaedahnya begini Kak : Al Itsar bil qurbi makruuhun wafi ghairiha mahbuubun! Di sini tidak ada penjelasan dan contohnya sama sekali Kak. Saya belum benar-benar faham."

Anna terus menjawab dengan tenang:

"Kaedah itu ertinya, itsar, mengutamakan orang lain, dalam hal mendekatkan diri kepada Allah, atau mengutamakan orang lain dalam beribadat, itu hukumnya makruh. Adapun mengutamakan orang lain pada selain ibadah itu dianjurkan. Dalam ibadah yang dianjurkan dan disunnahkan adalah berlumba-lumba mendapatkan yangpaling afdal. Mendapatkan pahala yang paling banyak. Maka mengutamakan orang lain sangat tidak dianjurkan alias makruh.

"Contohnya, jika seseorang memiliki air yang hanya cukup buat berwudhu' untuk dirinya saja, maka ia tidak boleh memberikan air itu pada orang lain, agar orang lainboleh berwudhu' sementara ia bertayammum. Yang disunatkan adalah dia menggunakan air itu untuk berwudhu'biarkan orang lain bertayammum. Kecuali jika ada oranglain yang memerlukan untuk minum kerana kehausan, maka ia sebaiknya memberikan air itu kepadanya dan iaboleh bersuci dengan tayammum.

"Contoh lain, jika seorang Muslimah memiliki satu telekung. Lalu datang waktu solat. Ia tidak diperbolehkan mempersilakan orang lain solat terlebih dahulu menggunakan telekongnya dan ia meninggu setelah orang lain selesai menggunakan telekongnya. Yang benar adalah ia harussegera solat sebelum yang lain. Ia harus mengutamakan dirinya. Sebab solat di awal waktu itu lebih baik. Setelah ia solat, baru ia boleh meminjamkan kepada orang lain. Dalam ibadah sekali lagi dimakruhkan mengutamakan orang lain. Begitu maksud kaedah itu Dik. Kau boleh menganalogkan dengan yang lain."

Cut Mala nampak puas hati mendengar jawapan itu. tiba-tiba ia terfikir sesuatu yang menarik untuk ia tanyakan.

"Maaf Kak, saya mahu tanya. Kalau misalnya. Sekali lagi ini misalnya lah Kak. Misalnya ada seorang gadisMuslimah, di lamar oleh seorang pemuda yang sangat baik. Baik agamanya, akhlaknya, prestasinya, juga wajahnya.Lalu ia mengalah, mengutamakan saudarinya yang menurutnya lebih baik darinya dan lebih layak bernikah dengan pemuda Muslim tadi. Apa itu termasuk makruh Kak?"

Anna menatap kedua mata Mala. Sebuah pertanyaan yang membuatnya tersenyum sekaligus kagum akan kretiviti gadis dari Acheh ini. Bukankah pertanyaan yang baik adalah separuh dari ilmu?

"Menurutmu bernikah itu ibadah tak Dik?" tanya Anna.

"Ibadah Kak. Bukankah bernikah itu menyempurnakan separuh dari agama?"

"Jadi jelaskan jawapanya. Aku secara peribadi kalau menemukan pemuda yang baik, yang menurutku sungguh baik dan ada yang menjodohkan aku dengannya, ya aku akan mengutamakan diriku dulu. Tidak akan aku tawarkan pada wanita lain. Bernikahkan ibadah. Cepat-cepat bernikah juga sebahagian dari berumba-lumba dalam kebaikan. Kalau aku itsar, mengutamakan wanita lain, bererti aku akan cepat kalah. Wanita itu akan bernikah dahulu, dapat jodoh dulu dan aku belum. Jadi tertunda. Dan, tambah lagi belum tentu aku akan dapat jodoh yang lebih baik dari itu. Meskipun jodoh ada yang mengaturnya iaitu Allah. Tapi kita kan harus ikhtiar. Di antara bentuk ikhtiar, ya, ketika menemukan yang baik tidak usah mengutamakn orang lain."

Cut Mala merasa mendapatkan wawasan baru belajar pada Anna. Cut Mala terus bertanya dan bertanya. Kurang lebih satu jam setengah Cut Mala berada di bilik Anna. Menjelang Maghrib ia minta diri. Zahraza mengingatkan agar datang ke sminar.

"Jangan lupa datang dan ajak teman-teman satu rumahmu ya. Besok moderatornya Kak Anna," ucap Zahzara.

"Insya Allah, " jawab Cut Mala lirih.

******

P/s : Malas nak komen pape.... Renung-renungkan dan selamat beramal....

4 comments:

C'Chanteque Maness said...

Erk..baru aku ade istilah ITSAR..bila dh bace Belog ko nie..baru aku paham...huhu~~
Kadang2 kita perlu dulukan diri kita drpd orang lain...mnarik neh..
thanks 4 da info...

Imma Yusri said...

betul tuh... pentingkan diri sendiri pon ade benarnyer... and aku tau ko mesti suke sbb yg ajar ni anna althafunnisa... kekeke

Rashidi Isa said...

uihh..mendalam n sungguh bermakna nie..tp..kekadang tue..rasa takut pun ada..ye la..kalo x pk pasal org lain..takut ada yg susah hati plak..susahnya nk puehkan hati semua org yerk..paper pun..gud info..thanks cik imma..

Imma Yusri said...

tu lar kite kena gak meneliti hal2 sekeliling... tp pape pun dulukan diri sendiri dlm beribadat... dlm menda lain, leh jer dulukan org lain, cam makan ker, tgk tv ker... tido ker... kekeke

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin